Strategi Komunikasi Pemasaran Produk Dental dengan Memenangkan Minat Dokter Gigi

Strategi Komunikasi Pemasaran Produk Dental dengan Memenangkan Minat Dokter Gigi

Tujuan dari memasarkan bahan-bahan restorasi gigi bukan hanya menyampaikan bahwa bahan tersebut menjamin hasil yang natural serta kemudahan aplikatif, melainkan mampu membuat dokter gigi paham dengan teknologi dan kandungan bahanbahan restorasi gigi itu. Sayang, tidak banyak pemasar yang jeli membuat dokter gigi paham dan akhirnya tergerak membeli.

Seperti kebanyakan para pemasar bahan-bahan restorasi, fitur dan kelebihan yang diinformasikan hampir selalu sama: menjamin hasil natural; warna bersifat universal; berbagai kemudahan aplikatif seperti proses tidak lengket dan mudah menyatu.

Tapi, berbagai fitur canggih tersebut belum tentu mendorong dokter gigi untuk selalu mau mencoba. Besar kemungkinan kalau dokter gigi sudah terbiasa oleh merek-merek yang digunakan sebelumnya, mereka enggan berpindah produk. Lalu apabila dokter gigi ada yang akhirnya mencoba, sering tidak melakukan pemesanan ulang.

Apakah bahan restorasi gigi sebenarnya sulit untuk dipasarkan dalam kompetisi antar produk yang ketat?

Strategi Komunikasi Pemasaran Produk Dental dengan Memenangkan Minat Dokter Gigi

Dalam menjawab pertanyaan ini, para pemasok alat-alat dental tidak boleh merasa cepat puas hanya dengan mempresentasikan konten
produk bahan-bahan restorasi gigi secara terperinci serta menggunakan istilah-istilah bahasa ilmiah kepada dokter gigi. Pemasar sering lupa bahwa strategi komunikasi efektif merupakan kekuatan dalam proses closing transaksi penjualan.

Penjelasan yang sederhana membantu para dokter gigi paham bahwa fitur dan kandungan pada produk-produk yang ditawarkan pemasar sesungguhnya sangat sesuai dengan kebutuhan mereka. Keep it simple, few connect. Selain itu, penjelasan sederhana bukan tidak mempercayai kemampuan analisis dokter gigi, tapi demi memastikan bahwa informasi yang dipaparkan tepat sasaran dan para dokter gigi menaruh perhatian terhadap penjelasan si pemasar.

Keberhasilan para pemasar dental supplier mendapat perhatian itulah yang akan memancing dokter gigi untuk ingin tahu lebih banyak tentang detil produk-produk yang ditawarkan. Setelah dokter gigi memberikan perhatian secara penuh, para pemasar bisa lebih jelas menerangkan dan mengarah pada informasi teknis berkaitan dengan produk.

Kebutuhan Dokter Gigi adalah Tujuan Utama Komunikasi Pemasaran Produk Dental

Strategi Komunikasi Pemasaran Produk Dental dengan Memenangkan Minat Dokter GigiPara dokter gigi memiliki framming dan relevansi masing-masing berdasarkan pengalaman sepanjang praktek praktek seperti pengalaman
menggunakan produk tertentu atau berbagai pertimbangan yang relevan lainnya.

Hal ini memberi pengaruh besar dalam ketertarikan dokter gigi dalam memilih produk. Sudah menjadi tugas pemasar untuk menggali lebih
dalam latar belakang dokter gigi yang dituju sebelum memulai pemaparan informasi berkaitan dengan produk. Informasi tentang kebutuhan, keinginan dan rasa khawatir para dokter gigi membantu si pemasar untuk membangun empati sehingga meningkatkan pemahaman si pemasar dalam memberikan solusi.

Dalam hal bahan-bahan restorasi gigi yang sedianya dari sisi kualitas berbagai merek menawarkan hal-hal yang hampir serupa, yang mana walau produk tersebut menggunakan teknologi terbaru maka cepat sekali merek lain akan menyusul, si pemasar dapat memberikan solusi yang user-needs-oriented, yaitu sesuai dengan kebutuhan dokter gigi

Strategi Komunikasi Pemasaran Produk Dental dengan Memenangkan Minat Dokter Gigi

Mengutip teori dari Prof. B.J. Fogg tentang Behavior Model, yang mana motivasi (motivation), kemampuan (ability) dan pemicu (triggers) harus datang bersamaan dengan perubahan perilaku, maka upaya si pemasar dalam memperkenalkan bahan-bahan restorasi gigi tidak hanya fokus menceritakan keunggulan komposit tanpa melibatkan glass ionomer cement atau compomer.

Namun berkesinambungan dalam penjelasan informasi bahan-bahan restorasi gigi tersebut, si pemasar mampu menjadikannya ruang diskusi untuk memancing minat para dokter gigi dalam kemungkinan menemukan solusi hasil estetik gigi bagi pasien mereka lewat produk si pemasar.

Perlu diperhatikan bahwa sering dalam membangun minat para dokter gigi yang ingin mendapatkan informasi lebih detil berkaitan dengan produk-produk yang ditawarkan, si pemasar justru terjebak pada heuristic bias. Sehingga tak sedikit dokter gigi yang berpikir, “Ah, pakai komposit mana sama saja. Yang penting dokternya harus canggih.”

Akibatnya motivasi dan minat dokter gigi menjadi tergerus, yang mendorong dokter gigi menunda keinginan mencoba produk atau bahkan mengurungkan niat untuk memesan kembali. Jika terjadi, maka pemasar produk dental perlu mendesain ulang strategi komunikasi pemasaran yang efektif, yang mampu membangun motivasi, keinginan dan minat dokter gigi untuk mencoba produk-produk yang ditawarkan, selagi dituntut harus memasarkan seluas mungkin ke dokter-dokter gigi lain.

Loading

Artikel ditulis oleh :


Jika Anda ingin tahu artikel lain yang serupa dengan Strategi Komunikasi Pemasaran Produk Dental dengan Memenangkan Minat Dokter Gigi, Anda bisa mengunjungi kategori Digital Marketing.

Artikel Terkait

Go up